Sabtu, 01 Juni 2013

Tidur yang Berkualitas I

Reader, kehidupan kita tidak pernah lepas dari yang namanya tidur, bahkan ni ya, saya sendiri amat sangat suka tidur (sedikit curhat, hehe), namun tidur saya kuantitas dan kualitasnya belum baik, terkadang kurang dari 8 jam atau malah mungkin lebih dari 8 jam dalam sehari semalam (karena idealnya untuk remaja dan dewasa berkisar 8 jam dalam sehari semalam). Berangkat dari permasalahan dalam kehidupan saya tentang tidur ini, saya pengen ngeshare tentang tidur yang berkualitas dan berkuantitas baik. Kualitas merujuk pada proses, sedangkan kuantitas merujuk pada jumlah.
Pertama, saya akan  ngeshare tentang kualitas tidur yang baik (menurut dunia kesehatan dan menurut Rasullullah)

A. Menurut Rasulullah
Rasulullah Muhammad saw senantiasa memperlakukan tidur dengan etika yang baik. Berikut beberapa etika tidur yang sesuai dengan ajaran Islam sebagaimana yang terdapat di dalam hadits-hadits Rasulullah Muhammad saw:
1. Berwudhu ketika akan tidur

    “Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.” (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710)

2. Membaca doa akan tidur

    Rasulullah Muhammad saw jika mau tidur berdoa, “Bismika Allahumma Amut wa Ahyaa” (Dengan nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup). Bila bangun tidur berdoa, “Alhamdulillahillaji ahyana ba’da maa ama tanaa wa ilayhinnusur.” (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami mati, dan kepada-Nya kami kembali.” (HR. Muslim)

    Al-Bara’ bin ‘Azib ra. berkata: “Sesungguhnya Rasulullah Muhammad saw bila berbaring di tempat tidurnya, beliau letakkan telapak tangannya yang kanan di bawah pipinya yang kanan, seraya berdoa: Robbi qinii ‘adzaabaka yawma tab’atsu ‘ibaadaka (Ya Robbi, peliharalah aku dari azab-Mu pada hari Kau bangkitkan seluruh hamba-Mu).” (HR. At Tarmidzi)

3. Miring ke sebelah kanan

    Dari al-Barra` bin Azib, Rasulullah Muhammad saw pernah bersabda, “Apabila kamu hendak tidur,maka berwudhulah (dengan sempurna) seperti kamu berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah di atas sisi tubuhmu yang kanan“.

4. Meletakkan tangan di bawah pipi sebelah kanan

    “Rasulullah Muhammad saw apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.” (HR. Abu Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 dan Ibnu Hibban No. 2350)

5. Membaca surat surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas

    Aisyah ra. berkata: “Bila Rasulullah Muhammad saw berbaring di tempat tidurnya, beliau kumpulkan kedua telapak tangannya, lalu meniup keduanya dan dibaca pada keduanya surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas. Kemudian disapunya seluruh badan yang dapat disapunya dengan kedua tangannya. Beliau mulai dari kepalanya, mukanya dan bagian depan dari badannya. Beliau lakukan hal ini sebanyak tiga kali.” (HR. At Tarmidzi)

6. Tidurlah di awal malam

    “Beliau saw tidur di awal malam dan menghidupkan akhir malam.” (Mutafaq ’Alaih)

    “Bahwasanya Rasulullah Muhammad saw membenci tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya.” (Hadist Riwayat Al-Bukhari No. 568 dan Muslim No. 647 (235))

7. Tidak tidur dengan posisi telungkup (tengkurap)

    “Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai Allah Azza Wa Jalla.” (HR. Abu Dawud dengan sanad yang shohih)

8. Berdoa ketika bangun tidur

    “Rasulullah Muhammad saw jika mau tidur berdoa, “Bismika Allahumma Amut wa Ahyaa” (Dengan nama-Mu ya Allah aku mati dan hidup) Bila bangun tidur berdoa, “Alhamdulillahillaji ahyana ba’da maa ama tanaa wa ilayhinnusur.” (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami mati, dan kepada-Nya kami kembali.” (HR. Muslim)

9. Mengusap Bekas tidur

    “Maka bangunlah Rasulullah Muhammad saw dari tidurnya kemudian duduk sambil mengusap wajah dengan tangannya” (HR. Muslim No. 763 (182)

10. Beristinsyaq, beristintsaar dan bersiwak ketika bangun tidur
Beristinsyaq dan beristintsaar adalah menghirup kemudian mengeluarkan atau menyemburkan kembali air dari hidung.

    “Apabila Rasulullah Muhammad saw bangun malam membersihkan mulutnya dengan bersiwak.” (HR. Al Bukhari No. 245 dan Muslim No. 255)
(sumber: http://www.apakabardunia.com/2012/11/10-cara-tidur-mengikuti-rasulullah-saw.html) 
 
B. Menurut dunia kesehatan (dari beberapa sumber)

1. Posisi tidur yang baik dalam kaitannya dengan tidur yang baik bagi kesehatan ini adalah posisi tubuh  miring ke kanan dengan kaki bagian atas di tekuk, dan tangan kiri sebagai bantal. Tidur dengan posisi ini dapat bermanfaat agar mengalirkan darah ke otak dengan sempurna, karena posisi kepala lebih rendah dari jantung. Posisi tidur yang membuat bodoh adalah dengan tidur terlentang, tengkurap, dan kaki mengangkang. Posisi ini tidak baik hal ini disebabkan karena aliran darah tidak lancar, perut dan dada tertekan, juga aliran darah ke otak juga terhambat. 
 
2. Tidur yang baik berada dalam keadaan atau ruang yang gelap, terhindar dari cahaya yang menyengat dan silau. Rangsang cahaya yang terlalu banyak, menyebabkan otak tidak optimal dalam melakukan defragmentasi data-data yang terekam sebelum tidur, hal ini akan berdampak kepada daya ingat pada jangka waktu yang lama. (http://cardiacku.blogspot.com/2012/09/tidur-yang-baik-untuk-kesehatan.html)
 
3. Terdapat penelitian yang kesimpulannya begini: Kualitas tidur (tidur nyenyak di malam hari) berbanding lurus dengan aktivitas fisik atau olahraga di siang atau pagi hari. "Lantaran memiliki kualitas tidur yang baik, masih menurut penelitian terbaru ini, responden yang melakukan aktivitas fisik penuh semangat paling sedikit melaporkan adanya masalah tidur. Lebih dari dua pertiga responden kelompok ini mengaku jarang, bahkan tidak pernah, mengalami gejala yang lazim berhubungan dengan insomnia alias susah tidur dalam kurun dua pekan terakhir. Gejala itu, antara lain, bangun terlalu awal lalu susah bobok lagi, atau sulit tidur sejak awal. Sebagai pembanding, setengah dari responden yang tidak melakukan olahraga atau aktivitas fisik mengaku terbangun pada malam hari. Sedangkan yang susah memejamkan mata hampir saban malam, angkanya mendekati seperempat responden. “Kurang tidur akan berdampak negatif bagi kesehatan. Sebab, hal itu akan cenderung membuat orang jadi ogah-ogahan berolahraga,” kata Shawn Youngstedt, anggota tim jajak pendapat." (http://www.tempo.co/read/news/2013/03/10/060466222/Kualitas-Tidur-dan-Olahraga)
 
4. Hindari tidur dengan HP atau jam weker di dekat kita
 
5. Tidur tanpa bantal baik untuk kesehatan. ternyata tidur tanpa bantal baik untuk kesehatan, diantataranya baik untuk tulang punggung, untuk mencegah penuaan dini, kualitas tidur lebih baik, mencegah sakit leher dan sebagainya. (http://infomenarik4you.blogspot.com/2012/11/tidur-tanpa-bantal-baik-untuk-kesehatan.html)
 
Masih banyak lagi cara agar tidur kita lebih berkualitas, silahkan di mix antara tidur ala Rasulullah dan bagaimana tidur yang baik menurut dunia kesehatan. Semoga bermanfaat. See you in the next part :)

 

Jumat, 31 Mei 2013

:) Smoking :)







            


Dear reader,
Saya bukan membenci perokok, bukan melarang perokok untuk berhenti merokok, tapi cuman mau ngeshare pendapat saya tentang merokok :) . Tapi kalau saya sudah punya suami, dia akan saya larang untuk merokok. Hehe.
Merokok, merokok itu hak asasi semua orang, merokok itu menyenangkan bagi penggunanya, merokok itu nikmat bagi penikmatnya, merokok itu konsumsi wajib bagi konsumennya, merokok itu everything bagi pecandunya. Saya tidak tahu, namun mungkin saja seperti itu, soalnya saya menemukan banyak blog yang isinya tentang nikmatnya merokok. Di blog mereka, mereka menceritakan bahwa merokok itu sangat nikmat. Salah satu blog yang saya temui tertulis (tidak saya tulis sumbernya) seperti ini  “Ini bukan promosi, sekedar opini pribadi. Maaf yang anti rokok, silahkan protes, ndak papa. Merokok merupakan kenikmatan tersendiri bagi yang terbiasa. Makan tanpa ditutup dengan rokok seperti berak tanpa cebok, begitu istilahnya.” Opininya bagus, siapa yang setuju, angkat kaki, eh, angkat tangan!! :D. Ada juga yang mengatakan kalo rokok itu seperti air, bagaimana kalau lagi haus tapi tidak ada air, seperti itulah merokok. Tidak perlu membahasnya lebih jauh... Semua opini keren menurut saya...
Cuma pengin nge share: Yang saya tahu, kebanyakan perokok masih saja terus dan tetap merokok meskipun mereka tahu bahaya kalo mereka terus merokok. Menurut saya, perokok itu ibarat orang yang sedang di tengah jalan, sudah tahu kalo dia mau ditabrak truk kontainer tapi nggak mau minggir. Hehe. Atau enggak, malah seperti orang korupsi. Mungkin kalo orang korupsi itu benar-benar menikmati hasil korupsinya meskipun mereka tahu kalo risiko korupsi itu lumayan waoww. Persamaannya dengan merokok, seorang yang merokok itu sangat menikmati rokoknya meskipun mereka tahu risiko merokok itu ya seperti itu lah pokoknya. Korupsi dan merokok juga sama2 merugikan diri sendiri dan orang lain lho...
Sebelum share tentang bahaya rokok, ada statements dari tere liye, my favourite writer :)
“Banyak sekali perokok yg mengaku mendapatkan manfaat dari merokok, merasa lebih kreatif, merasa lebih sehat, bisa jadi obat dan sebagainya. Itu semua BOHONG!! Sama bohongnya dgn pengguna narkoba yg merasa lebih kreatif, merasa lebih sehat dan oke, merasa bisa jadi obat. Kalau masih sehat, bersyukurlah, Tuhan masih sayang, karena banyak sekali di luar sana perokok yg terkapar oleh komplikasi penyakit.”
“"Keuntungan Sampoerna sepanjang tahun 2011 adalah 8 Trilyun lebih. Keuntungan Gudang Garam 3 Trilyun lebih. Keluarga pemilik perusahaan rokok masuk dalam daftar orang2 terkaya se-Indonesia.
Keuntungan kalian yg merokok? Banyak. Yang paling hebat adalah menjadi lebih sehat, lebih keren, membuat sekitar jadi lebih sayang karena asap yg semerbak, dan tentu saja, berbuat baik membuat orang2 itu menjadi super kaya--yg boleh jd, keluarga mereka itu justeru TIDAK merokok."

Nah, ini Share tentang bahaya rokok (from http://kemonbaca.blogspot.com/2012/08/bahaya-merokok-akibat-dan-bahaya-rokok.html) . Untuk keuntungan merokok, reader bisa membaca postingan ini dari awal hingga akhir, MUNGKIN  ada keuntungan secara tersirat di dalamnya (tapi saya juga nggak tahu yang mana keuntungannya, hehe)
Zat Berbahaya dalam Rokok
1. Nikotin
Zat ini mengandung candu bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk trus menghisap rokok
Pengaruh bagi tubuh manusia : menyebabkan kecanduan / ketergantungan, merusak jaringan otak, menyebabkan darah cepat membeku, mengeraskan dinding arteri
2. Tar
Bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menempel pada paru-paru dan bisa menimbulkan iritasi bahkan kanker
Pengaruh bagi tubuh manusia : membunuh sel dalam saluran darah, Meningkatkan produksi lendir diparu-paru, Menyebabkan kanker paru-paru
3. Karbon Monoksida
Gas yang bisa menimbulkan penyakit jantung karena gas ini bisa mengikat oksigen dalam tubuh.
Pengaruh bagi tubuh manusia : mengikat hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen, menghalangi transportasi dalam darah
4. Zat Karsinogen
Pengaruh bagi tubuh manusia : Memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh
5. Zat Iritan
Mengotori saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru, Menyebabkan batuk
Zat-zat asing berbahaya tersebut adalah zat yang terkandung dalam dalam ASAP ROKOK, dan ada 4000 zat kimia yang terdapat dalam sebatang ROKOK, 40 diantaranya tergolong zat yang berbahaya misalnya : hidrogen sianida (HCN) , arsen, amonia, polonium, dan karbon monoksida (CO).

Bahaya Rokok/Bahaya Merokok
1. Penyakit jantung
Rokok menimbulkan aterosklerosis atau terjadi pengerasan pada pembuluh darah. Kondisi ini merupakan penumpukan zat lemak di arteri, lemak dan plak memblok aliran darah dan membuat penyempitan pembuluh darah. Hal ini menyebabkan penyakit jantung. Jantung harus bekerja lebih keras dan tekanan ekstra dapat menyebabkan angina atau nyeri dada. Jika satu arteri atau lebih menjadi benar-benar terblokir, serangan jantung bisa terjadi. Semakin banyak rokok yang dihisap dan semakin lama seseorang merokok, semakin besar kesempatannya mengembangkan penyakit jantung atau menderita serangan jantung atau stroke.
2. Penyakit paru
Risiko terkena pneumonia, emfisema dan bronkitis kronis meningkat karena merokok. Penyakit ini sering disebut sebagai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Penyakit paru-paru ini dapat berlangsung dan bertambah buruk dari waktu ke waktu sampai orang tersebut akhirnya meninggal karena kondisi tersebut. Orang-orang berumur 40 tahun bisa mendapatkan emfisema atau bronkitis, tapi gejala biasanya akan*jauh lebih buruk di kemudian hari, menurut American Cancer Society.
3. Kanker paru dan kanker lainnya
Kanker paru2 sudah lama dikaitkan dg bahaya rokok, yang juga dapat menyebabkan terhadap kanker lain seperti dari mulut, kotak suara atau laring, tenggorokan dan kerongkongan. Merokok juga dikaitkan dengan kanker ginjal, kandung kemih, perut pankreas, leher rahim dan kanker darah (leukemia).
4. Diabetes
Merokok meningkatkan resiko terjadinya diabetes, menurut Cleveland Clinic. Rokok juga bisa naik menyebabkan komplikasi dari diabetes, seperti penyakit mata, penyakit jantung, stroke, penyakit pembuluh darah, penyakit ginjal dan masalah kaki.
5. Impotensi
Rokok merupakan faktor resiko utama untuk penyakit pembuluh darah perifer, yang mempersempit pembuluh darah yang membawa darah ke seluruh bagian tubuh. Pembuluh darah ke p3nis kemungkinan juga akan terpengaruh karena merupakan pembuluh darah yg kecil & dapat mengakibatkan disfungsi ereksi/impoten.
6. Menimbulkan Kebutaan
Seorang yang merokok menimbulkan meningkatnya resiko degenerasi makula yaitu penyebab kebutaan yang dialami orang tua. Dalam setudi yg diterbitkan dalam 'Archives of Ophthalmology' pada tahun 2007 menemukan yaitu orang merokok empat kali lebih mungkin dibanding orang yang bukan perokok untuk mengembangkan degenerasi makula, yg merusak makula, pusat retina, dan menghancurkan penglihatan sentral tajam.
7. Penyakit mulut
Penyakit mulut yang disebabkan oleh rokok antara lain kanker mulut, kanker leher, penyakit gigi, penyakit pada gigi dan nafas.
8. Gangguan Janin
Merokok berakibat buruk terhadap kesehatan reproduksi dan janin dalam kandungan dan kehamilan, termasuk infertilitas (kemandulan), keguguran, kematian janin, bayi lahir berberat badan rendah, dan sindrom kematian mendadak bayi.
9. Gangguan Pernafasan
Merokok meningkatkan risiko kematian karena penyakit paru kronis hingga sepuluh kali lipat. Sekitar 90% kematian karena penyakit paru kronis disebabkan oleh merokok. Sebagai generasi muda bangsa yang dituntut lebih aktif dan berperan dalam negara, baiknya kita bisa memahami dan ikut mengkampanyekan 'no smoking' bukan hanya dihari kampanye 31 Mei, akan tetapi setiap hari dan setiap saat.

Maaf jika ada yang tidak berkenan, Semoga bermanfaat :)




contoh RPP akuntansi

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran            : Ekonomi (Akuntansi)
Sekolah                       : SMA N 1 Kalasan
Kelas/Semester            : XI/II
Alokasi Waktu            : 1x15 menit
Pertemuan ke-             : 4
Standar Kompetensi   : Memahami penyusunan siklus akuntansi perusahaan jasa
Kompetensi Dasar       : Membuat laporan keuangan perusahaan jasa
Indikator                     : Menyusun laporan laba rugi
                                                                                                                                                      
I.                   Tujuan Pembelajaran                     :
a.       Siswa dapat menjelaskan pengertian dan unsur-unsur laporan laba rugi
b.      Siswa dapat menjelaskan bentuk laporan laba rugi
c.       Siswa dapat menyusun laporan laba rugi
II.                Materi Ajar                                    :
a.       Pengertian dan unsur-unsur laporan laba rugi
b.      Bentuk laporan laba rugi
c.       Menyusun laporan laba rugi
III.             Metode Pembelajaran                   :
a.       Ceramah dan tanya jawab
b.      Quiz
IV.             Skenario Pembelajaran      :
No
KBM
Waktu (menit)
Nilai karakter yang dikembangkan
A
Pendahuluan
1.    Guru membuka pelajaran dengan salam dilanjutkan berdoa
2.    Guru mengecek kehadiran siswa
3.    Guru memberikan apersepsi tentang laporan laba rugi
4.    Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
3’
·      Disiplin
·      Tanggung jawab
B
Inti
1.    Eksplorasi
a.       Peserta didik membaca bahan ajar mengenai laporan laba rugi.
2.    Elaborasi
b.      Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru diselingi dengan tanya jawab.
c.       Peserta didik mengejakan quiz yang diberikan oleh guru secara individu.
3.    Konfirmasi
a.       Peserta didik dan guru membuat kesimpulan tentang materi pelajaran hari ini.
9’
·      Disiplin
·      Tanggung jawab
·      Ketelitian
·      Keterampilan
·      Mandiri
C
Penutup
1.         Guru menyebutkan dan meminta siswa untuk mempelajari materi selanjutnya
2.         Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam
3’
·      Disiplin
·      Tanggung jawab
V.                Media, alat pembelajaran  : White board, board maker, penghapus, modul pembelajaran
VI.             Sumber bahan       :
1.    Alam S. 2007. Ekonomi untuk SMA dan MA kelas XI. ESIS:Jakarta
2.    Sumber-sumber lain yang bisa diakses melalui internet
VII.          Penilaian                :
Teknik       : tes tertulis (quiz)
Instrumen  : soal uraian (terlampir)
No
Aspek
Butir Soal
Keterangan
Alternative
Skor
1
Kognitif
1
Menyebutkan komponen laporan laba rugi
dijawab benar
dijawab salah
tidak dijawab
20
5
0
2
Menjelaskan bantuk laporan laba rugi
dijawab benar
dijawab salah
tidak dijawab
30
5
0
3
Menyusun laporan laba rugi
dijawab benar
dijawab salah
tidak dijawab
50
10
0
Sor maksimal
100
Nilai =   perolehan skor x 100
                 Skor maksimal
                                                                  Yogyakarta, 16 Mei 2013
                                                                              Mahasiswa,    
     
                                                                            Anik Risti D.                
NIM 10418244008
LAMPIRAN
Soal
1.      Sebutkan komponen laporan laba rugi!
2.      Jelaskan bentuk-bentuk laporan laba rugi!
3.   Buatlah laporan laba rugi bentuk multiple step dari data di bawah ini!
“Bengkel Gembira”
Neraca Saldo
Periode 31 Desember 2011
(Dalam Rupiah)
No Akun
Nama Akun
Debit
Kredit
111
Kas
2.500.000

112
Perlengkapan
800.000

113
Sewa Dibayar Dimuka
2.400.000

121
Peralatan
16.800.000

122
Akumulasi Penyusutan Peralatan

1.680.000
211
Utang Usaha

5.300.000
311
Modal Usaha

8.960.000
312
Prive
1.100.000

411
Pendapatan Usaha

9.200.000
412
Pendapatan Bunga

3.200.000
511
Beban Gaji
3.000.000

512
Beban Listrik, Air, Telepon
1.000.000

513
Beban Iklan
500.000

514
Beban Bunga
240.000



28.340.000
28.340.000
Kunci jawaban:
1. Pendapatan usaha, pendapatan luar usaha, beban usaha, beban luar usaha
2.  Single step : Laporan laba rugi yang tidak memisahkan antara unsur pendapatan usaha dan beban usaha dengan pendapatan luar usaha dan beban luar usaha
Multiple step : Laporan laba rugi yang memisahkan antara unsur pendapatan usaha dan beban usaha dengan pendapatan luar usaha dan beban luar usaha
3.
Bengkel Gembira
Laporan Laba-Rugi
Per 31 Desember 2011
Pendapatan dan Beban Usaha
            Pendapatan Usaha                                                       Rp 9.200.000
            Beban Usaha
                           Beban Gaji                               Rp 3.000.000
                           Beban Listrik, Air, dan Telepon           Rp 1.000.000
                           Beban Iklan                            Rp    500.000
Jumlah Beban Usaha                                       (Rp 4.500.000)
                                           Laba Usaha                                                                        Rp 4.700.000
Pendapatan dan Beban Luar Usaha
Pendapatan Diluar Usaha                                             Rp 3.200.000
Beban Bunga                                                               (Rp  240.000)
Laba Luar Usaha                                                           Rp 2.960.000
Total Laba Perusahaan                                                Rp 7.660.000
     
     
LAMPIRAN
1.      Pengertian dan unsur-unsur laporan laba rugi
Laporan Laba-Rugi adalah laporan tentang kinerja dan kemampuan dalam memperoleh keuntungan. Laporan ini menyajikan seluruh pendapatan dan beban (pengeluaran) perusahaan selama satu periode akuntansi.
Unsur-unsur laporan perubahan laba-rugi, terdiri dari :
a.       Pendapatan usaha adalah penghasilan yang diperoleh perusahaan dari    menjalankan kegiatan utama usahanya.
b.      Beban usaha adalah beban yang dikeluarkan untuk membiayai kegiatan utama usahanya (menghasilkan pendapatan usaha).
c.       Pendapatan Diluar Usaha, adalah hasil yang diperoleh perusahaan diluar dari menjalankan kegiatan usahanya.
d.      Beban diluar usaha, adalah beban yang dikeluarkan untuk membiayai kegiatan di luar usaha utama.
2.      Bentuk laporan laba rugi
Terdapat 2 bentuk Laporan Laba Rugi, yaitu :
1.   Bentuk single step, tidak dibedakan sumber pendapatan dan beban
Nama Perusahaan
Laporan Laba-Rugi
Periode…….
Pendapatan                                                                             Rp xxx
Beban
            Total Beban                                                                 Rp xxx 
                        Laba/Rugi Usaha                                            Rp xxx
2. Bentuk multiple step, dibedakan sumber pendapatan dan bebannya
Nama Perusahaan
Laporan Laba-Rugi
Periode……..
Pendapatan dan Beban Usaha
            Pendapatan Usaha                                               Rp xxx
            Beban Usaha                                                      (Rp xxx)
                        Jumlah Laba/Rugi Usaha                                            Rp xxx
Pendapatan dan Beban di luar Usaha
            Pendapatan Luar usaha                                          Rp xxx
            Beban Luar Usaha                                               (Rp xxx)
                            Jumlah Laba/Rugi Luar Usaha                               Rp xxx
                                                                                   
                                    Total Laba/Rugi Perusahaan                           Rp xxx
             
3.      Menyusun laporan laba rugi
Contoh penyusunan laporan laba rugi
Salon Myta
Laporan Laba Rugi
Periode 31 Desember 2011
Pendapatan Jasa Salon                                                                                    Rp 2.500.000
Beban
                                 Beban gaji                                  Rp 400.000
                                 Beban sewa                                Rp 550.000
                                 Beban Serba-serbi                      Rp 100.000
                                                Total Beban                                                     (Rp 1.050.000)
Laba Perusahaan                                                                                          Rp 1.450.000